Jurnalbikers.com – Touring Tebar Mushaf Indonesia (TTMI) hadir sebagai komunitas pecinta bersepeda motor dan berbagi kebermanfaatan. Sebagai wadah bikers pada umumnya, TTMI melaksanakan ‘sejenis’ rapat kerja di awal tahun 2025.
TTMI hadir sudah lebih dari dua tahun. Isinya adalah para biker yang ingin mendapatkan pahala dan membantu saudara-saudara muslim yang kesulitan memiliki Al-Qur’an. Kendati demikian, jika kebutuhan Al-Qur’an melebihi kemampuan, TTMI pun membuka donasi dari mereka yang memiliki kepedulian.
Menariknya adalah dalam perkumpulan ini ada pendampingan dari seorang ustadz. Dari awal berdiri pada tahun 2022 Ustadz Dedis Rahadian.
“Berbagi dengan sesama itu yang kita lakukan dalam kegiatan tebar mushaf. Yang lebih penting juga mengajarkannya. Sebenarnya untuk kita juga yang memiliki kebutuhan kita terhadap ilmu. Kalau makan kita sehari tiga kali, dapun kebutuhan ilmu setidaknya sebanyak layaknya kita bernafas. Senantiasa kita menuntut ilmu di situ, mengingat Allah dan yang lebih penting menjaga istiqomah dan ketauhidan kepada-Nya.” ungkap Ustadz Dedis saat kegiatan Ziaroh Member, Ahad (19/01/2025).
Ustadz yang identik dengan sepeda motor Bajaj ini menambahkan bahwa tauhid itu sesuatu yang sangat berharga, tanpa tauhid kerugian yang ada. Tauhid merupakan pembelajarannya secara terus menerus.






