Meski Suzuka sudah lama tak masuk kalender MotoGP—terakhir kali pada 2003 sebelum tragedi Daijiro Kato—nama besar sirkuit ini tetap hidup di dunia motorsport.
Harga Masih Dirahasiakan
Sayangnya, hingga kini pihak pengelola belum mengumumkan harga maupun ukuran potongan aspal yang akan dijual. Namun, mereka memastikan informasi detail tersebut akan disampaikan dalam waktu dekat.
Dalam pernyataan resminya, tim Sirkuit Suzuka menyebut penjualan ini sebagai bagian dari proyek pengaspalan ulang lintasan.
“Karena pekerjaan pengaspalan ulang di Lintasan Barat Sirkuit Suzuka, kami akan menjual ‘aspal’ dari lintasan balap tempat acara-acara besar seperti F1 dan Suzuka 8 Hours pernah berlangsung. Gambar tersebut menunjukkan salah satu adegan dari proses ekstraksi,” tulis pernyataan resmi tersebut.
Pihak sirkuit juga menegaskan bahwa pengumuman lanjutan terkait harga dan detail teknis akan segera disampaikan.
Bagi kolektor dan pecinta balap, kesempatan memiliki sepotong aspal Suzuka jelas bukan hal biasa. Bukan sekadar merchandise, melainkan potongan sejarah motorsport dunia yang sarat cerita dan emosi.



