Jurnalbikers.com – Siapa bilang motor harian cuma buat santai, buktinya Yamaha GEAR ULTIMA baru saja bikin heboh di Sirkuit Puncak Mario, Sulawesi Selatan lewat ajang Endurance Race.
Motor matik andalan ini sukses melahap tantangan balap ketahanan selama satu jam penuh tanpa ada drama penurunan performa.
Ajang bertajuk GEAR ULTIMA Endurance Race ini digelar barengan sama Seri Perdana Yamaha Cup Race pada Minggu pagi kemarin. Penonton yang hadir dibuat takjub melihat deretan motor standar ini dipaksa bekerja keras di lintasan yang punya trek lurus cukup panjang.
Mesin Blue Core Hybrid 125cc yang diusungnya benar-benar diuji sampai batas maksimal oleh para rider lokal yang haus kecepatan. Hasilnya sangat fenomenal karena mesin tetap stabil meski dipacu pada RPM tinggi yang melampaui penggunaan harian pada umumnya.
Yamaha ingin menunjukkan bahwa kualitas produk mereka bukan sekadar janji di atas kertas, tapi fakta yang bisa dibuktikan langsung. Dengan durabilitas yang oke punya, motor ini makin mengukuhkan posisinya sebagai skutik multifungsi yang siap diandalkan kapan saja.
Rahasia Mesin Yamaha GEAR ULTIMA Tetap Stabil untuk Endurance Race
Sirkuit Puncak Mario dikenal punya trek lurus yang panjangnya mencapai 400 meter, sebuah tantangan berat untuk motor matik kelas 125cc. Di sini, mesin Blue Core Hybrid bekerja ekstra keras hingga menyentuh angka 6.600 RPM demi menjaga kecepatan tetap konsisten.
Hebatnya lagi, tenaga motor ini tidak drop sedikitpun meski sudah melibas total 43 lap dalam kondisi cuaca yang menantang. Padahal, angka RPM tersebut sudah berada di atas batas tenaga puncak normal yang biasanya hanya dipatok di angka 6.500 RPM.
Rifki Maulana, Manager Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Mfg., menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata kualitas skutik Yamaha. Beliau menegaskan bahwa selain rangka yang sudah teruji Jakarta-Bali, kini sektor mesin pun terbukti sangat responsif meski diajak kerja rodi.
“GEAR ULTIMA Endurance Race ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk terus membuktikan bahwa skutik Yamaha merupakan skutik yang berkualitas, mulai dari rangkanya yang terjamin lewat touring ribuan kilometer dari Jakarta hingga Bali dan kini kualitas mesinnya pun terbukti kuat dan tetap responsif walaupun diajak gaspol dengan RPM lebih dari batas maksimal selama 1 jam non-stop di sirkuit,” ungkap Rifki Maulana.
Handling Lincah dan Nyaman Meski di Tikungan Tajam
Total ada 20 rider lokal yang berpartisipasi menggunakan 10 unit motor dalam kondisi standar pabrikan tanpa modifikasi mesin sedikitpun. Keberanian Yamaha menurunkan motor standar ini menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi terhadap kualitas komponen yang mereka gunakan.










