Dari beberapa pengerjaan yang sering dilakukan rumah modifikasi Studio Motor, saat ini mereka lebih banyak mengerjakan motor dengan genre scrambler. Menurut Donny Ariyanto, penggawa Studio Motor, hal ini disebabkan karena adanya pergeseran gaya hidup dari penggunanya.
Saat ini, motor kustom yang sering digunakan oleh pemiliknya bukan hanya sekedar untuk menemani sunday morning riding (sunmori). Namun, Donny, builder yang sudah malang melintang di dunia perkustoman, melihat ada pergeseran.
Terlebih dalam empat tahun belakangan, Donny, mengatakan mayoritas kustomer yang datnag ke Studio Motor ingin sesuatu yang nyaman untuk dikendarai. Meski tidak senyaman motor pabrikan, namun mereka ingin tunggangan tersebut nyaman untuk riding.
“Kebanyakan kustomer itu buat motor kustom untuk dia nikmatin. Karena di lain sisi, saya melihatnya lifestyle sudah mulai geser. Pertama mereka buat sunmorian, terus mereka juga ingin lanjut riding sampai Puncak, Bogor. Dan naik lagi menjadi Jakarta – Bandung. Orang pasti akan bergeser keinginannya dan mau menikmati motornya. Kalau saya lihatnya, kaya tren scrambler dan tracker masih rideable,” jelas Donny.







