Alasan Studio Motor Banyak Bangun Motor Kustom Scrambler

1

Dari beberapa pengerjaan yang sering dilakukan rumah modifikasi Studio Motor, saat ini mereka lebih banyak mengerjakan motor dengan genre scrambler. Menurut Donny Ariyanto, penggawa Studio Motor, hal ini disebabkan karena adanya pergeseran gaya hidup dari penggunanya.

Saat ini, motor kustom yang sering digunakan oleh pemiliknya bukan hanya sekedar untuk menemani sunday morning riding (sunmori). Namun, Donny, builder yang sudah malang melintang di dunia perkustoman, melihat ada pergeseran.

Terlebih dalam empat tahun belakangan, Donny, mengatakan mayoritas kustomer yang datnag ke Studio Motor ingin sesuatu yang nyaman untuk dikendarai. Meski tidak senyaman motor pabrikan, namun mereka ingin tunggangan tersebut nyaman untuk riding.

“Kebanyakan kustomer itu buat motor kustom untuk dia nikmatin. Karena di lain sisi, saya melihatnya lifestyle sudah mulai geser. Pertama mereka buat sunmorian, terus mereka juga ingin lanjut riding sampai Puncak, Bogor. Dan naik lagi menjadi Jakarta – Bandung. Orang pasti akan bergeser keinginannya dan mau menikmati motornya. Kalau saya lihatnya, kaya tren scrambler dan tracker masih rideable,” jelas Donny.

Motor kustom hasil karya Studio Motor
Motor kustom hasil karya Studio Motor

Tradisi sunmori yang sudah melekat untuk kalangan bikers, juga berpengaruh memberikan pergeseran gaya hidup. Terlebih, mereka yang sudah menilai bahwa sunmori sudah menjemukan. Dengan begitu, mereka ingin tunggangan yang lebih nyaman untuk perjalanan lintas kota dan provinsi.

“Balik lagi, kalau saya melihatnya sekarang ngebangun motor buat dia nikmatin. Mereka (kustomer) ingin gaya dengan motornya, sekali dia merasa sunmori sudah menjemukan, mereka akan mulai beralih sesuatu yang baru,” beber Donny.

Dengan adanya karakter konsumen tersebut, maka Donny, menjelaskan perihal mengapa saat ini Studio Motor lebih banyak mengerjakan motor scrambler. Di samping pengerjaannya yang lebih ringkas, juga untuk kepuasan konsumen dalam berkendara scrambler masih sangat rideable.

Baca Juga :  GT14, Kustom Motor Royal Enfield Himalayan Kolaborasi Thrive Motorcycles dan Den Dimas

“Makanya sekarang kalau seumpama saya bangun 100 motor kustom dalam setahun, 90 sampai 95 motor itu pasti saya bikinnya aliran Scrambler,” tandasnya.

1 Comment
  1. […] Baca juga : Alasan Studio Motor Banyak Bangun Motor Kustom Scrambler […]

Leave a Reply