Sang ibu pemilik penginapan tetap marah, sambil masuk kedalam. Namun saat itu, ada salah satu anggota biker yang tersulut emosinya lalu menghampiri pemilik penginapan.
“Perlu rekan-rekan bikers ketahui, dalam potongan rekaman CCTV tersebut kami tidak ada tindak pengeroyokan. Kami berusaha menjelaskan permasalah dengan sebaiknya. Salah satu anggota kami tidak melakukan pemukulan sama sekali. Dalam tayangan video salah satu anggota kami hanya mencoba meminta anak pemilik penginapan untuk diam terlebih dahulu, bukan mendorong atau memukulnya,” jelas Bro Ferry.
“Setelah itu kami meminta bantuan rekan-rekan Lampung Max Owner (LMO) untuk membantu kami mencari penginapan kembali. Selanjutnya, saya meminta teman-teman untuk keluar dari penginapan. Hal ini kami maksudkan agar permasalah tidak berlarut,” lanjutnya.
Saat itu, anak pemilik penginapan meminta bantuan dari kemanan setempat pada akhirnya perselisihan dimediasi oleh kemanan dan keduanya saling meminta maaf.
Bro Ferry sempat menyayangkan video yang diunggah dalam berita tidak secara keseluruhan.
Berikut adalah penjelasan lengkap dari Bro Ferry MJ.






