Perjalanan Veda memang luar biasa. Dari berlatih di sirkuit Pasar Sapi, Gunung Kidul, ia menapaki tangga demi tangga pembinaan AHM. Mulai dari Asia Talent Cup (ATC), Asia Road Racing Championship (ARRC), hingga Red Bull Rookies Cup, semua dijalaninya dengan hasil membanggakan.
Mario Aji: Konsisten dan Berpengalaman

Sementara itu, Mario Suryo Aji — lulusan AHRS tahun 2016 asal Magetan, Jawa Timur — siap melanjutkan kiprahnya di GP Moto2 2026, yang akan jadi tahun kelimanya di ajang MotoGP. Sejak kecil, Mario dikenal gigih dan berambisi besar menembus balapan dunia.
Mulai dari Thailand Talent Cup 2017, Asia Talent Cup, hingga FIM CEV Moto3 Junior World Championship, performa Mario terus berkembang. Ia sempat mencatat pole position di seri Catalunya 2021 dan wildcard di GP Moto3 Misano serta Algarve. Kini, Mario jadi satu-satunya pebalap Indonesia yang tampil penuh selama lima musim berturut-turut di MotoGP.
AHM Cetak Pebalap Indonesia Bertaraf Dunia yang Siap Tampil di MotoGP 2026
Direktur Marketing AHM, Octavianus Dwi, menyebut 2026 sebagai momen bersejarah untuk Indonesia di ajang Grand Prix.
“Veda menjadi pebalap kelima dari binaan AHRS yang menembus balap Grand Prix. Sebelumnya ada Dimas Ekky, Gerry Salim, Andi Gilang, dan Mario Aji. Kami berharap prestasi mereka bisa menginspirasi generasi muda Indonesia untuk terus bermimpi dan berjuang,” ungkap Octa.
Dengan pencapaian ini, program pembinaan berjenjang AHM terbukti efektif melahirkan talenta muda bertaraf dunia. Dari sirkuit lokal hingga panggung global, para lulusan AHRS kini benar-benar membawa bendera Merah Putih berkibar di lintasan MotoGP.






