Jurnalbikers.com – Perjalanan karir Agus Dwi yang telah bekerja sebagai karyawan di PT WahanaArtha Ritelindo (WARI) menjadi sebuah kisah inspiratif yang patut ditiru.
PT WahanaArtha Ritelindo (WARI) kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai program internal seperti Leadership Development Program (LDP), Business Development Program (BDP), hingga Sharing & Inspire.
Dari berbagai kisah yang lahir dari program tersebut, salah satu yang paling inspiratif datang dari Agus Dwi, Kepala AHASS WARI Ciputat, yang membuktikan bahwa kepemimpinan sejati adalah tentang membangun tim agar tumbuh bersama dan mencapai tujuan bersama.
Kisah Inspiratif Perjalanan Karier Karyawan WARI dari Mekanik hingga Kepala AHASS
Agus Dwi memulai kariernya di WARI pada tahun 2012 sebagai mekanik AHASS Ciputat. Dengan ketekunan dan semangat belajar tinggi, ia dipromosikan menjadi Service Advisor setelah tiga tahun. Kariernya terus menanjak hingga dipercaya memimpin beberapa cabang besar, seperti Pondok Aren (2019–2021), Bintaro (2021–2023), dan kini kembali ke WARI Ciputat, salah satu cabang terbesar, sejak 2023.
“Sebagai kepala AHASS Ciputat, tantangan terbesar saya adalah tanggung jawab besar terhadap target manajemen sekaligus kesejahteraan 30 anggota tim,” ujar Agus. Ia mengatasinya dengan membangun mentalitas optimis, kolaborasi lintas tim, serta fokus pada pencapaian bersama.
Pengalaman Berharga dari Leadership Development Program
Berkat performa luar biasa sepanjang 2024, Agus terpilih mengikuti Leadership Development Program (LDP) 2025. Melalui program tersebut, ia mengaku mendapatkan banyak pembelajaran praktis yang bisa langsung diterapkan di lapangan.
“Yang paling berkesan dari LDP adalah ilmu baru yang bisa langsung diterapkan di cabang, serta kesempatan mengenal rekan-rekan dari divisi lain untuk saling berbagi pengalaman,” jelasnya. Ia menilai budaya kolaboratif di WARI menjadi kunci keberhasilan setiap individu dan tim.
Sebagai bagian dari komitmen Excellence Service, Agus menginisiasi proyek LDP berupa sistem booking service pasca pengambilan STNK. Inovasi ini memudahkan konsumen menjadwalkan servis pertama (KPB1) hingga servis rutin. Kolaborasi erat antara tim CRM dan bengkel membuat layanan semakin efisien, sekaligus meningkatkan pengalaman pelanggan Honda.






