Masih jalur tanah atau off-road. Beberapa titik sangat ekstrim dan mustahil dilalui kendaraan, terlebih roda empat. Selama ini untuk menuju Krayan hanya melalui jalur udara. Itu seperti kebanyakan daerah di Papua.
Ibnu Jamil dan tim mengaku setiap orang yang ingin menembus Krayan melalui jalur darat perlu mengerahkan kemampuan berkendara, tenaga, keberanian, dan mental kuat.
“Skill dan tenaga saja tidak cukup untuk melalui jalur darat Manilau – Krayan. Terlebih bagi orang luar seperti kami. Bayangkan, untuk jarak sekitar 200 kilometer kami membutuhkan waktu lima malam enam hari,” lanjut Ibnu.
Dia juga menambahkan, Tanpa ada mekanik di dalam tim, mustahil kami mampu menembusnya, yang harus membawa total 50 liter bensin cadangan agar bisa menembus Krayan.
Dia menerangkan, perjalanan menuju Krayan dilakukan sambil membuat video dokumenter untuk program Jamilo’s Journey.###






