“Skill dan tenaga saja tidak cukup untuk melalui jalur darat Manilau – Krayan. Terlebih bagi orang luar seperti kami. Bayangkan, untuk jarak sekitar 200 kilometer kami membutuhkan waktu lima malam enam hari,” lanjut Ibnu.
Dia juga menambahkan, Tanpa ada mekanik di dalam tim, mustahil kami mampu menembusnya, yang harus membawa total 50 liter bensin cadangan agar bisa menembus Krayan.
Dia menerangkan, perjalanan menuju Krayan dilakukan sambil membuat video dokumenter untuk program Jamilo’s Journey.###
Page 3 of 3






