Dalam kesempatan tersebut, Sylvain juga menjelaskan keuntungan dari kegiatan pengereman itu.
Pertama adalah pusat gravitasi sepeda motor bergeser ke bawah saat pengereman, hal ini meningkatkan stabilitas pengereman.
Kedua, saat kaki direntangkan, pembalap meluncur lebih jauh ke belakang. Di sisi lain, menggeser pusat gravitasi ke arah belakang dan sisi lainnya memberi beban lebih pada pijakan kaki bagian luar.
Kelebihannya datang dari hambatan udara yang lebih tinggi, karena kaki membantu mengerem dengan itu, meski efek ini hanya sedikit.
“Hasilnya adalah , motor melambat sedikit lebih baik, karena headwind menghentikan mesin dan pengendaranya,” jelasnya.
Dijelaskannya juga, secara fisik ada yang meringankan pebalap saat melakukannya. Lengan pebalap akan sedikit rileks, karena menggunakan kakinya untuk membantunya mengerem, hambatan udara mendorongnya ke belakang.
Pada akhirnya, kaki bertindak sebagai jangkar dan membantu memperlambat laju sepeda motor.
Nah itu alasannya Sob, jadi pebalap MotoGP yang menurunkan kaki saat mengerem, bukan ingin menunjukkan ada lubang di trek kepada pebalap lainnya ya.










