Berbagai hal dilakukan, misalnya dari penerapan ganjil genap hingga menaikkan pajak. Sampai akhirnya menyiapkan infrastruktur, agar masyarakat menitipkan mobilnya atau motornya.
Wacana kenaikan pajak motor bensin ini, akan dibawa ke rapat terbatas. Kemudian akan menunggu keputusan dari Presiden Joko Widodo untuk hasil akhirnya.
“Nanti hari Jumat kita dengarkan laporan, sehingga nanti setelah itu minggu-minggu berikutnya katanya di bawa ke Ratas dan kita dengar hasil keputusan itu sendiri. Ini merupakan kebijakan penting, tidak hanya berbicara dan tidak hanya mengkritik saja karena tidak mudah melaksanakan ini,” lanjutnya.
Luhut menyebutkan, dalam beberapa bulan terakhir pemerintah sudah menemukan akar masalahnya. Sehingga menjadi kesempatan yang bagus, untuk membuat Jakarta menjadi bersih.
Seperti diketahui, pemerintah juga sudah menggelar program subsidi motor listrik, sebesar Rp7 juta. Selain itu, pemerintah juga memberikan subsidi Rp 10 juta, untuk konversi motor bbm ke motor listrik. Namun program keduanya masih sepi peminat.



