Contoh pada busi NGK: Semakin kecil angka pada kode busi (misalnya NGK CPR 6 EA-9), semakin panas busi tersebut.
Sebaliknya, semakin besar angka pada kode (misalnya NGK CPR 9 EA-9), semakin dingin busi tersebut.
Kondisi Penggunaan
Perhatikan penggunaan motor Sobat Bikers. Jika sering berkendara di jalanan perkotaan atau dalam kecepatan rendah, busi panas lebih cocok.
Namun, untuk motor yang sering digunakan pada kecepatan tinggi atau balapan, busi dingin lebih ideal.
Warna Elektroda
Busi panas cenderung memiliki warna elektroda yang lebih terang karena proses pembakaran lebih cepat.
Busi dingin mungkin menunjukkan warna elektroda yang lebih gelap karena panas dilepaskan lebih cepat.
Memahami perbedaan busi panas dan dingin sangat penting untuk menjaga performa dan efisiensi motor Sobat Bikers. Pemilihan busi yang tepat tidak hanya memperpanjang usia mesin tetapi juga meningkatkan pengalaman berkendara.
Sebelum membeli, pastikan Sobat Bikers mengetahui jenis motor, kondisi berkendara, dan spesifikasi busi yang dibutuhkan. Jika masih ragu, konsultasikan dengan mekanik terpercaya atau cek panduan dari produsen motor kalian.
Dengan menggunakan busi yang sesuai, motor Sobat Bikers akan bekerja lebih optimal, hemat bahan bakar, dan lebih awet!






