Sunday, August 31, 2025
jurnalbikers.com
No Result
View All Result
  • Berita
  • Komunitas
  • Tips & Trik
  • Profil
  • Balap
  • Gaya Hidup
  • Berita Mobil
  • Berita
  • Komunitas
  • Tips & Trik
  • Profil
  • Balap
  • Gaya Hidup
  • Berita Mobil
No Result
View All Result
No Result
View All Result
jurnalbikers.com

Home » Perlunya Standar Keselamatan Sepeda Motor di Indonesia

Perlunya Standar Keselamatan Sepeda Motor di Indonesia

Tingginya Angka Kecelakaan, Indonesia Perlu Standar Keselamatan Sepeda Motor Seperti MyMAP

Reza Agis Surya Putra by Reza Agis Surya Putra
20/07/2025
in Berita
0
Keselamatan Sepeda Motor di Indonesia
FacebookTwitterWhatsApp

Jurnalbikers.com – Maraknya kecelakaan yang melibatkan pengguna sepeda motor di jalan raya, diperlukan aturan untuk masalah keselamatan sepeda motor di Indonesia.

Indonesia tercatat sebagai negara dengan populasi sepeda motor tertinggi di kawasan ASEAN. Hingga tahun 2024, jumlah sepeda motor di Indonesia mencapai sekitar 130 juta unit—naik 20% dalam empat tahun terakhir.

RelatedPosts

Kawasaki Z900 Model Year 2026 Hadir dengan Warna Baru, Pre-Order Batch 3 Dibuka

PLN Icon Plus Luncurkan HCS Ultima, Home Charging EV Kini Lebih Praktis

Honda Track Day Mandalika 2025, Jadi Momen Istimewa Komunitas Honda CBR Jakarta-Tangerang

WhatsApp Channel Jurnalbikers.com WhatsApp Channel Jurnalbikers.com WhatsApp Channel Jurnalbikers.com

Namun, pertumbuhan ini juga diikuti dengan peningkatan signifikan pada angka kecelakaan yang melibatkan sepeda motor, yakni naik 61% dalam periode yang sama.

Fakta ini memunculkan pertanyaan besar: mengapa angka kecelakaan terus meningkat, meskipun semua sepeda motor telah melalui proses uji tipe sebelum dijual? Apakah aturan keselamatan untuk sepeda motor di Indonesia sudah mencukupi?

Diskusi Keselamatan Sepeda Motor di Indonesia

Untuk membahas hal ini, organisasi nirlaba Pelita Pandu Parivahana (PPP) mengadakan sesi berbagi daring pada Jumat (18/7), mengangkat tema aturan keselamatan sepeda motor di Indonesia. PPP merupakan organisasi yang menghubungkan ASN berintegritas di sektor perhubungan dari pusat hingga daerah.

“Topik ini diangkat mengingat bahwa selama ini aturan tentang sepeda motor berkeselamatan dirasa kurang mencukupi,” ujar Aditya Luhut Sibarani, Co-Founder PPP. Diskusi ini dihadiri oleh Adrianto Sugiarto Wiyono, praktisi keselamatan jalan dari PT Karya Fajar Ultima (KyFU) yang juga anggota komite teknis ASEAN NCAP, serta dimoderatori oleh Wildi Kusumasari dari Badan Kebijakan Transportasi, Kementerian Perhubungan.

Dalam pemaparannya, Adrianto menjelaskan bahwa uji tipe kendaraan yang dilakukan di Indonesia bersifat wajib dan dilakukan sebelum kendaraan dipasarkan. Namun berbeda dengan NCAP, uji tersebut bersifat sukarela dan dilakukan setelah kendaraan berada di pasar, menggunakan protokol keselamatan tersendiri.

Wahana Juli 2025 Wahana Juli 2025 Wahana Juli 2025

Sebagai contoh, Malaysia telah menjalankan program MyMAP (Malaysia Motorcycle Assessment Programme) melalui MIROS (Malaysian Institute of Road Safety Research). Program ini bertujuan mendorong pabrikan sepeda motor menyematkan fitur Anti-Lock Braking System (ABS) pada kendaraannya, demi mengurangi kecelakaan saat pengereman—a titik kritis keseimbangan sepeda motor.

Baca Juga :  Motul dan IPONE Sukses Gelar Moride Banjarmasin 2025

Sayangnya, hingga kini penerapan ABS di Indonesia masih bersifat opsional, tidak seperti di Malaysia dan Thailand yang sudah menjadikannya wajib sejak 2025. MyMAP bahkan sudah bersiap menuju fase kedua, yaitu mendorong penggunaan teknologi Motorcycle Stability Control (MSC).

Adapun satu-satunya regulasi yang mengarah pada keselamatan pengguna motor di Tanah Air adalah Permenhub Nomor PM 12 Tahun 2019, namun belum mencantumkan kriteria teknis mengenai motor yang berkeselamatan secara eksplisit.

“Negara tetangga sudah bergerak dengan MyMAP. Mungkinkah Indonesia membangun IDMAP, lalu bersama-sama membentuk ASEAN MAP untuk keselamatan regional?” tutup Adrianto yang juga dosen di Politeknik APP Jakarta, Kementerian Perindustrian.

Related

Tags: Adrianto Sugiarto WiyonoKeselamatan Sepeda Motor di IndonesiaPelita Pandu Parivahana (PPP)
Previous Post

Alex Marquez Kumpulkan Data di Sesi Sprint Race, Siap Tampil Maksimal di Brno Saat Main Race MotoGP Ceko 2025

Next Post

Bikers Gathering HOG Indomobil Jakarta, Perkuat Brotherhood dan Promosikan Revival 2 ke Bali

Related Posts

Kawasaki Z900 Model Year 2026

Kawasaki Z900 Model Year 2026 Hadir dengan Warna Baru, Pre-Order Batch 3 Dibuka

31/08/2025
HCS Ultima PLN Icon Plus

PLN Icon Plus Luncurkan HCS Ultima, Home Charging EV Kini Lebih Praktis

29/08/2025
Honda Track Day Mandalika 2025

Honda Track Day Mandalika 2025, Jadi Momen Istimewa Komunitas Honda CBR Jakarta-Tangerang

29/08/2025
Moride Banjarmasin

Motul dan IPONE Sukses Gelar Moride Banjarmasin 2025

29/08/2025
Vespa Officina 8

Vespa Officina 8 Resmi Diluncurkan di Indonesia

28/08/2025
Bekasi Motofest 2025

Bekasi Motofest 2025 Sukses Jadi Magnet Bikers dan Modifikator

27/08/2025
Load More
Leave Comment
jurnalbikers.com

© 2021 Jurnalbikers.com

About Us

  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

  • Login
No Result
View All Result
  • Berita
  • Komunitas
  • Tips & Trik
  • Profil
  • Balap
  • Gaya Hidup
  • Berita Mobil

© 2021 Jurnalbikers.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.