Jurnalbikers.com – Busi sebagai salah satu komponen pada sepeda motor, punya peranan yang sangat penting. Kali ini, Wahana Honda ajak Sobat Bikers kenali tanda busi motor yang sudah lemah.
Busi yang tampak kecil itu punya tugas vital: memantik percikan api untuk proses pembakaran di ruang bakar. Begitu percikan melemah, motor sulit bertenaga dan konsumsi bensin ikut membengkak.
Secara fungsi, busi menerima tegangan tinggi dari koil—bahkan bisa mencapai 20.000 hingga 30.000 volt—lalu mengubahnya menjadi percikan api. Percikan inilah yang menyalakan campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar.
Saat busi melemah, proses pembakaran jadi tidak sempurna. Efeknya jelas terasa: mesin brebet, ngeden, hingga tarikannya terasa berat.
Menariknya, busi juga dapat menjadi indikator kondisi mesin.
- Warna cokelat muda menandakan pembakaran normal.
- Warna hitam pekat mengisyaratkan campuran bahan bakar berlebih atau busi kotor.
- Warna putih menunjukkan tanda mesin terlalu panas (overheat).
Tanda Busi Motor Sudah Lemah
Agar tidak telat menyadari masalah, berikut beberapa gejala busi mulai tidak optimal:
- Motor susah dihidupkan, terutama saat mesin dingin.
- Tenaga motor menurun alias ngempos ketika digas.
- Mesin brebet atau tersendat-sendat.
- Konsumsi bahan bakar makin boros.
- Ujung busi menghitam berjelaga atau malah putih (overheat).
- Percikan api kecil atau tidak stabil saat dicek.
Tanda-tanda tersebut bukan cuma bikin motor kurang nyaman, tapi juga memengaruhi stabilitas berkendara.






