Pembatalan Race 2 diumumkan oleh panitia karena kondisi trek yang memburuk dan kabut tebal yang mulai turun menjelang sore hari. Keputusan ini diambil demi menjaga keselamatan seluruh pembalap.
General Manager Marketing Planning & Analysis PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya, menyampaikan apresiasi terhadap performa Arsenio.
“Podium ketiga di kondisi ekstrem ini menunjukkan semangat juang dan konsistensi Arsenio. CRF250R juga terbukti tetap kompetitif di lintasan sulit seperti ini. Ini menjadi awal yang positif untuk musim Kejurnas Motocross 2025,” jelas Andy.
Dengan raihan podium di seri pembuka Kejurnas Motocross Wonosobo 2025, Arsenio tetap menjaga asa untuk merebut gelar juara nasional tahun ini.
Seri selanjutnya dijadwalkan berlangsung di Pinrang, Sulawesi Selatan, pada bulan Juli mendatang. AHRT siap melakukan evaluasi dan persiapan matang untuk menghadapi total tujuh seri musim ini.






