Jurnalbikers.com – Komunitas Hogers Indonesia secara resmi sampaikan permohonan maaf melalui media sosial Instagram terkait kecelakaan yang merenggut nyawa seorang bocah berusia 10 tahun di Toraja Utara.
Insiden yang melibatkan salah satu anggota komunitas tersebut memicu duka mendalam bagi keluarga korban maupun organisasi.
Ketua Hogers Indonesia, Yudi Djaja, mengungkapkan rasa penyesalannya yang paling dalam atas musibah yang terjadi pada Kamis, 30 April 2026 tersebut.
Pihak organisasi menyadari bahwa tidak ada materi atau kata-kata yang bisa menggantikan kehilangan nyawa ananda J.
Kecelakaan lalu lintas ini terjadi tepatnya di Lingkungan Sendana Buntu Pare, Kecamatan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara. Hogers Indonesia kini fokus memberikan dukungan moral kepada keluarga besar almarhum agar diberikan ketabahan.
Melalui unggahan resminya, mereka juga mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat yang paling mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Mereka berharap komunikasi kekeluargaan dapat terus terjalin baik dengan pihak keluarga korban.
Komitmen Hukum dan Fokus Permohonan Maaf Hogers Indonesia
Organisasi menegaskan bahwa poin utama dari permohonan maaf Hogers Indonesia adalah kesiapan mereka untuk mengikuti seluruh proses hukum yang berlaku di kepolisian.
Anggota yang terlibat dipastikan akan selalu kooperatif dalam menjalani setiap tahapan pemeriksaan oleh aparat penegak hukum.






