Nama Cobra yang disematkan, bukan sekedar asal nama saja. Yamaha memberikan nama itu dengan alasan tertentu. Bentuk stang motor yang mirip leher ular kobra yang sedang dalam posisi waspada, jadi alasan Yamaha memberikan nama Cobra dibelakang nama RX King.
Yamaha RX King Cobra sendiri mengusung mesin 2 tak 135 cc dengan kode Y1 dan Y2. Dimana, mesin ini, dianggap sebagai mesin terbaik untuk motor sejenisnya kala itu.
Hadirnya motor generasi pertama Yamaha RX King ini , cukup populer saat itu. Mesin dengan kode Y1 dan Y2 dianggap sebagai mesin terkencang, kuat dan hingga saat ini jadi barang yang paling dicari di kalangan pecinta Yamaha RX King.
Yamaha RX King Master

Hadir sebagai generasi kedua dari varian RX King Cobra, Yamaha RX King Master hadir pada kisaran tahun 1992. Motor yang dikenal dengan sebutan “sang Raja” ini diproduksi pada tahun 1992 sampai dengan tahun 2001.
Untuk model satu ini, Yamaha memberikan mesin dengan kode Y1-74. Kode ini juga sebagai pengenal bahwa motor dengan mesin berkode ini, merupakan motor yang diproduksi di Pulogadung, Jakarta.
Mesin motor ini dikirim secara utuh oleh Yamaha dari Jepang. Sementara, untuk body, rangka, ban dan sebagainya dibuat dan dirakit di pabrik Yamaha di Indonesia.
Dari sumber lainnya, pada tahun 1997 Yamaha menghadirkan terobosan baru pada varian ini. Dimana, pada tahun 1997, RX King Master hadir dengan footstep belakang yang terpisah dari swing arm. Sebagai informasi, sejak RX King Cobra sampai dengan RX King Master sebelumnya, foostep belakang terletak menyatu di swing arm.






