Saturday, March 7, 2026
jurnalbikers.com
No Result
View All Result
  • Berita
  • Komunitas
  • Tips & Trik
  • Profil
  • Balap
  • Gaya Hidup
  • Berita Mobil
  • Berita
  • Komunitas
  • Tips & Trik
  • Profil
  • Balap
  • Gaya Hidup
  • Berita Mobil
No Result
View All Result
No Result
View All Result
jurnalbikers.com

Home » 13 Panduan Standarisasi Berkendara Berkelompok IMI » Page 2

13 Panduan Standarisasi Berkendara Berkelompok IMI

Reza Agis Surya Putra by Reza Agis Surya Putra
02/01/2021
in Berita, Komunitas
0
Manfaat Touring Pakai Motor
FacebookTwitterWhatsApp

2. Pengarahan Isyarat Tangan

Wajib memahami soal berkomunikasi menggunakan isyarat tangan baik secara internal kelompok maupun eksternal, ke pengguna jalan lain menggunakan tangan kiri.

RelatedPosts

Gowes Makin Asyik Jelang Ramadan dengan Promo MABBES ATR Cycling

Buka Puasa Bersama Wahana, Dari Silaturahmi hingga Intip Inovasi Verdeen

Mudik Makin Nyaman, Bale Santai Honda 2026 Hadir di Cikupa!

WhatsApp Channel Jurnalbikers.com WhatsApp Channel Jurnalbikers.com WhatsApp Channel Jurnalbikers.com

3. Perlengkapan Keselamatan Berkendara

Seluruh peserta wajib mengenakan: helm pribadi bersertifikasi SNI, jaket iklim tropis yang lengkap dengan pelindung, sarung tangan dengan pelindung, celana panjang pelindung, dan sepatu yang menutupi mata kaki.

WhatsApp Channel Jurnalbikers.com WhatsApp Channel Jurnalbikers.com WhatsApp Channel Jurnalbikers.com

4. Menjalankan Rombongan

  • Pimpinan memberi sinyal berupa tiupan peluit panjang tanda persiapan awal.
  • Peluit 2 kali sebagai isyarat memposisikan motor di belakang pimpinan.
  • Pimpinan angkat tangan kiri, diikuti peserta paling belakang, kemudian estafet hingga peserta di belakang pimpinan sebagai tanda semua peserta sudah siap.

5. Masuk Badan Jalan

  • Wajib formasi satu baris dan berjalan di sisi kiri.
  • Kecepatan rendah sampai semua rombongan masuk badan jalan hingga siap melakukan perjalanan.

6. Formasi satu baris dan zig-zag

  • Formasi satu baris pada saat hendak menyusul, menikung, dan berhenti di pinggir jalan.
  • Formasi zig-zag dalam keadaan lalu lintas tidak padat, supaya jarak pandang luas dan menjaga jarak pengereman dalam kondisi darurat.

Related

Baca Juga :  Mudik Makin Nyaman, Bale Santai Honda 2026 Hadir di Cikupa!
Page 2 of 4
Prev1234Next
Tags: Ikatan Motor Indonesia (IMI)Panduan Berkendara secara berkelompokPanduan Standarisasi Berkendara Bermotor
Previous Post

Panduan Lengkap Pembuatan SIM dan Besaran Biayanya

Next Post

Superbike Honda Akan Gunakan Mesin V4

Related Posts

Promo Ramadan ATR Cycling

Gowes Makin Asyik Jelang Ramadan dengan Promo MABBES ATR Cycling

07/03/2026
Buka Puasa Bersama Wahana

Buka Puasa Bersama Wahana, Dari Silaturahmi hingga Intip Inovasi Verdeen

06/03/2026
Bale Santai Honda Wahana 2026

Mudik Makin Nyaman, Bale Santai Honda 2026 Hadir di Cikupa!

06/03/2026
Laba Bersih FIFGROUP 2025

FIFGROUP Cetak Laba Capai Rp4,63 Triliun di Sepanjang Tahun 2025

05/03/2026
Joan Mir dan Luca Marini di Bali

Intip Serunya Joan Mir dan Luca Marini di Bali

05/03/2026
Program RAFI Pertamina Lubricants 2026

Berbagi Energi di Jalan, Program RAFI Pertamina Lubricants 2026 Hadirkan Ganti Oli Gratis hingga Lesehan Mudik

05/03/2026
Load More
Leave Comment
jurnalbikers.com

© 2021 Jurnalbikers.com

About Us

  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

  • Login
No Result
View All Result
  • Berita
  • Komunitas
  • Tips & Trik
  • Profil
  • Balap
  • Gaya Hidup
  • Berita Mobil

© 2021 Jurnalbikers.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.