Sedangkan Senior Manager After Sales PT. Thamrin Brothers Wahidin mengatakan komitmen Yamaha untuk terus mendukung program vokasi yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam membangun Link and Match antara SMK dengan industri.
”Ini wujud tanggung jawab Yamaha PT. Thamrin Brothers sebagai pelaku industri dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia. Kami harap proses pembelajaran yang diberikan ini dapat menjadi motivasi bagi sekolah, guru dan siswa-siswi SMK dalam mempersiapkan diri untuk jadi insan yang memiliki daya saing yang ketat,” papar Wahidin.
Sebelumnya, di tahun 2019-2020 kegiatan pelatihan guru level. 1 sudah dilaksanakan di beberapa wilayah kota dan kabupaten oleh PT. Thamrin Brothers dengan Dinas Pendidikan Sumsel.
Dalam kesempatan yang sama pula Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan memberikan apresiasi terhadap IDUKA (Dunia Industri dan Dunia Kerja) Yamaha dan PT. Thamrin Brothers yang selalu konsisten terhadap dunia pendidikan dalam mengembangan kurikulum industri bersama dunia pendidikan di masa pandemi Covid-19 ini.
Dengan kegiatan yang berkesinambungan dapat membantu program pemerintah Sumsel dalam mengurangi angka pengangguran dan angka kemiskinan melalui program Link & Match Pendidikan SMK dan IDUKA (Dunia Industri dan Dunia Kerja).
Muslian, ST selaku Manager After Sales PT.Thamrin Brothres pun mengemukakan tahapan selanjutnya dari program ini adalah mempersiapkan peralatan dan ruang workshop yang memadai di SMK melalui kegiatan akselerasi Project SMK Binaan Yamaha dan Pengembangan Prodi.
TBSM menuju Program “Bisnis dan Kewirausahaan SMK” sehingga proses pembelajaran dapat diimplementasikan ke peserta didik yang dapat menjadi seorang Intrapreneurship.










