Sepeda motor merupakan moda transportasi darat yang paling digemari masyarakat. Ada beberapa manfaat naik motor, salah satunya baik untuk kejiwaan seseorang.
Melansir dari Visordown, baru-baru ini Asda Money menyampaikan hasil surveinya terhadap 1.000 orang terkait manfaat naik motor. Survei ini dilakukan dalam rangka memperingati hari Kesehatan Mental se-Dunia yang diperingati setiap 10 Oktober.
Mengendarai sepeda motor, umumnya digemari masyakarat lantaran sisi ekonomis dan efisien. Motor dianggap lebih irit dan lebih cepat mengantarkan seseorang ke tempat tujuan.
Meski demikian, ada manfaat lain dari mengendarai sepeda motor utamanya bagi kesehatan mental atau kejiwaan. Seperti pada survei yang dilakukan oleh Asda Money ini, Alasan utama untuk mengendarai sepeda motor ditemukan adalah: menikmati rasa kebebasan (59%), sensasi mengendarai sepeda (40%) dan kemampuan untuk bepergian (34%).
Tapi yang menarik di sini, beberapa pengendara mengungkapkan bagaimana roda dua juga membantu mereka dengan kecemasan dan/atau depresi.
Berikut adalah manfaat mengendarai sepeda motor:
1. Mencerahkan Suasana Hati
Ternyata, para ilmuwan menemukan bahwa mengendarai sepeda motor melepaskan hormon dopamin dan endorfin, yang membuat kita merasa bahagia.
Rasa bahagia bisa diakibatkan dari sisi ekonomisnya, menggunakan sepeda motor tidak memerlukan bahan bakar yang banyak ketimbang menggunakan mobil. Selain itu, karena bentuknya yan ringkas motor terbilang bebas dari lalu lintas macet.
Selain itu, ketika mengendarai sepeda motor pengendara dituntut untuk fokus dalam berkendara. Dalam hal ini, pengendara melupakan segala permasalahan dalam kehidupannya. Hal inilah yang membuat pengendara sepeda motor cenderung lebih merasa bahagia, ketika mengendarai sepeda motor karena dia bisa melupakan permasalahan dalam kehidupannya.
2. Melupakan Sosial Media
Seperti diketahui, saat ini sosial media cenderung berdampak negatif pada seseorang. Berita hoax, sindiran bahkan bullying kerap terjadi melalui sosial media kepada seseorang.
Ketika mengendarai sepeda motor, umumnya pengendara motor melupakan sosial medianya. Dia akan berfokus pada kendaraan dan perjalannya, sehingga dia akan lupa apa saja yang ada di sosial medianya.
Pun begitu, setelah berkendara sang Bikers bakal membagikan pengalaman positif berkendaranya melalui jejaring sosial media miliknya. Tentu hal ini memiliki manfaat positif bagi jiwa sang pengendara.






