Jurnalbikers.com – Pernah nggak sih lagi asyik menembus kemacetan, tiba-tiba terdengar suara sirine nyaring dari belakang? Momen saat harus memberi jalan bagi ambulans sering kali bikin pengendara motor bingung, panik, atau malah ada yang nekat membuntuti di belakangnya.
Padahal, ketenangan kita di jalan jadi kunci utama agar bantuan medis bisa sampai tepat waktu ke tujuannya. Jangan sampai niat baik kita malah jadi hambatan karena salah mengambil keputusan saat situasi darurat terjadi.
Ambulans yang membawa pasien darurat punya hak prioritas utama yang sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009. Jadi, memberikan ruang buat mereka bukan cuma soal sopan santun, tapi memang sudah jadi kewajiban kita sebagai pengguna jalan.
Sayangnya, masih banyak oknum pengendara yang memanfaatkan momen ini untuk menerobos kemacetan dengan mengekor di belakang ambulans. Tindakan ini jelas sangat berbahaya bagi keselamatan diri sendiri dan juga bisa mengganggu laju kendaraan darurat tersebut.
Tips Aman Memberi Jalan bagi Ambulans Saat Macet
“Saat mendengar sirene ambulans, hal pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang. Kepanikan justru dapat memicu keputusan yang keliru dan meningkatkan risiko kecelakaan,” ujar Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.
Agus Sani juga menekankan bahwa prinsip #Cari_Aman harus selalu menjadi prioritas utama bagi setiap pengendara, bahkan dalam kondisi yang mendesak sekalipun. Jika kita tenang, kita bisa melihat ruang kosong yang tersedia untuk memberikan jalan tanpa harus membahayakan orang lain.
Langkah pertama yang paling simpel adalah jangan melakukan pengereman mendadak atau manuver yang bikin kaget pengendara di sekitar. Pastikan kamu tetap fokus dan segera mencari celah untuk bergeser secara perlahan ke arah yang lebih aman.






