8. Siapkan nomor darurat
Siapkan nomor darurat, dalam hal ini kamu bisa menyiapkan nomor Kantor Kepolisian, Nomor Rumah Sakit, Nomor Teman Komunitas dan juga Nomor saudara yang bisa dihubungi.
9. Bawa toolkit
Bawalah alat dan kunci standar sepeda motor. Hal ini berguna ketika kamu mengalami kendala pada kendaraan. Kamu bisa melakukan penanganan sendiri sebelum akhirnya ke bengkel.
10. Ajak tim
Bawalah tim jika ingin berkendara ke pedalaman, akan terasa lebih aman jika perlu menjelajahi daerah terpencil.
11. Perhatikan waktu istirahat yang tepat
Berhenti setiap 2-3 jam sekali. Sambil menikmati kopi, kamu bisa ngobrol dengan warga sekitar, atau mengistirahatkan mata sejenak.
12. Selalu perhatikan kondisi kendaraan
Tetap waspada dan miliki rasa ingin tahu yang tinggi tentang sepeda motor yang sedang dikendarai. Jika ada suara, disarankan untuk segera mencari penghentian untuk mengetahui masalahnya dan kemudian memperbaikinya secepatnya.
13. Fokus saat berkendara
Tidak disarankan menggunakan intercom. Kamu perlu berkonsentrasi, fokus, memperhatikan keseimbangan dan melihat seluas mungkin. Jika Anda merasa bosan, mampirlah ke kedai kopi lokal.
14. Jangan mudah panik
Bersiaplah untuk kesulitan – Jangan panik dan tetap waspada. Masih banyak warga lokal yang baik hati dan akan menawarkan bantuan.
15. Kenali sepeda motor dengan baik
Dan yang terpenting, kenali sepeda motor yang akan kamu kendarai sebelum memulai touring.
“Menurut saya, mengenali sepeda motor itu sangat penting karena kita dapat membiasakan diri dengan sepeda motornya. Dalam perjalanan kali ini, saya menggunakan Royal Enfield Himalayan yang menurut saya cocok dengan tinggi badan saya, yaitu 165cm. Royal Enfield Himalayan sangat mudah dikendarai dan nyaman karena posisi duduknya yang nyaman,” kata Jisel.






