Menurutnya, acara ini menjadi cara Suzuki memotivasi para teknisi agar selalu memberikan pelayanan terbaik sesuai standar bagi para pelanggan setianya.
Bayangkan saja, perjalanan menuju final ini sangat panjang karena awalnya diikuti oleh 246 teknisi dari seluruh Indonesia. Setelah melewati seleksi ketat di tingkat main dealer dan regional, terpilihlah para finalis terbaik yang siap adu kemampuan di level nasional.
“Suzuki Victorious Contest merupakan salah satu upaya Suzuki untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas teknisi yang merupakan ujung tombak layanan aftersales. Lewat cara ini, kami memotivasi para teknisi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam memberikan pelayanan sesuai standar bagi konsumen. Sejak babak penyisihan awal, kompetisi ini diikuti oleh 246 teknisi sepeda motor Suzuki,” ujarnya.
Ujian Berat di Final Suzuki Victorious Contest 2025
Para finalis yang bertanding di babak final ini datang dari berbagai kota besar seperti Jakarta, Makassar, Cirebon, Semarang, hingga Samarinda. Atmosfer kompetisi terasa makin hidup karena acara juga dimeriahkan oleh penampilan budaya lokal seperti Dalang Cilik dan Lengger Banyumasan.
Seluruh peserta harus melewati empat tahapan ujian berat yang dirancang persis seperti kondisi nyata di bengkel resmi Suzuki. Mulai dari tes teori untuk mengukur pemahaman teknologi, hingga tes pengukuran alat yang harus sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
Tidak berhenti di situ, para teknisi juga ditantang dalam tes praktik servis dan sesi troubleshooting yang cukup menguras otak. Mereka harus cepat dan tepat dalam mendiagnosis masalah pada kendaraan agar efisiensi kerja tetap terjaga layaknya saat melayani konsumen.






